Banyak yang ingin hidupnya bahagia, bahkan mungkin hampir semua orang. Cuman memang roda kehidupan itu selalu berputar, selalu dipergilirkan antara senang dan susah. Kadang saja, bagi sebagian orang kesusahan itu tak tertahankan, hingga dia meragukan tentang hidupnya dan apa yang terjadi padanya.
"Apa sih yang saya dapatkan dalam hidup itu?", itu mungkin yang ada dipikiran sebagian orang.
Life...
In the end of it, some people found happiness..
and in the other end, some other found sorrow...
But, in the beginning of it, Alloh has give it as a bless for everyone ...
Hidup itu sendiri sebuah nikmat. Untuk menikmati hidup mungkin kita bisa berkaca seperti ini:
Pertama, uang pecahan 100 rb bisa bernilai kecil kalau dibawa masuk ke mall,
tapi juga bisa bernilai besar kalau hendak dimasukkan kencleng masjid. ^_^
Ujudnya sama, tapi besar/kecil itu masalah cara pandang kita saja. Makanya mulailah memandang semua nikmat dari Allah itu besar, itu jalan untuk mulai bahagia ...
Kedua, kaca spion dibuat kecil saja untuk sesekali kita melihat ke belakang. Begitu juga seharusnya kita melihat masa lalu, sesekali dan sedikit saja. Yang telah lalu, walaupun sedetik adalah hal yang sudah sangat jauh dan takkan kembali. Selanjutnya, untuk mulai bahagia lepaskanlah masa lalu...maafkanlah...
Ketiga, seorang anak belajar berjalan setelah berkali-kali terjatuh, terluka, dan menangis. Tapi tak pernah dia berhenti mencoba karena ingin bisa. Kegagalan kita adalah sekedar bahwa itu mungkin bukanlah rezeki kita hari ini. Tetaplah optimis, seyakin keyakinan kita terhadap kemampuan Sang Pemberi Rezeki. Lalu mari bahagia, mari menikmati hidup ini ...
Wallahu a'lam bish-showab
"Apa sih yang saya dapatkan dalam hidup itu?", itu mungkin yang ada dipikiran sebagian orang.
Life...
In the end of it, some people found happiness..
and in the other end, some other found sorrow...
But, in the beginning of it, Alloh has give it as a bless for everyone ...
Hidup itu sendiri sebuah nikmat. Untuk menikmati hidup mungkin kita bisa berkaca seperti ini:
Pertama, uang pecahan 100 rb bisa bernilai kecil kalau dibawa masuk ke mall,
tapi juga bisa bernilai besar kalau hendak dimasukkan kencleng masjid. ^_^
Ujudnya sama, tapi besar/kecil itu masalah cara pandang kita saja. Makanya mulailah memandang semua nikmat dari Allah itu besar, itu jalan untuk mulai bahagia ...
Kedua, kaca spion dibuat kecil saja untuk sesekali kita melihat ke belakang. Begitu juga seharusnya kita melihat masa lalu, sesekali dan sedikit saja. Yang telah lalu, walaupun sedetik adalah hal yang sudah sangat jauh dan takkan kembali. Selanjutnya, untuk mulai bahagia lepaskanlah masa lalu...maafkanlah...
Ketiga, seorang anak belajar berjalan setelah berkali-kali terjatuh, terluka, dan menangis. Tapi tak pernah dia berhenti mencoba karena ingin bisa. Kegagalan kita adalah sekedar bahwa itu mungkin bukanlah rezeki kita hari ini. Tetaplah optimis, seyakin keyakinan kita terhadap kemampuan Sang Pemberi Rezeki. Lalu mari bahagia, mari menikmati hidup ini ...
Wallahu a'lam bish-showab